Langsung ke konten utama

4 ALASAN KENAPA HARUS BERBAHAGIA PUNYAI RUMAH KECIL


Disaat kita tidak mampu membangun rumah yang besar nan mewah, bukan berarti kita tak bisa bersyukur dan berbahagia dengan rumah kecil yang kita punya. Berikut mungkin bisa jadi beberapa "kelebihan" yang dimiliki rumah kecil, untuk membantu kita lebih bersyukur kalau tak mau disebut menghibur diri sendiri.

1. MUDAH CARI APAPUN YANG HILANG.
Buat anda Wonder Woman macam saya (I Wonder where I put my bag, I Wonder where I put my book) alias yang kadang suka lupa nyimpan barang, rumah kecil adalah pilihannya. Anda gak perlu mutar-mutar di banyak ruang, naik turun tangga, memutari halaman depan-belakang, hanya demi mencari majalah yang hilang. Menghabiskan waktu & tenaga. Di rumah yang kecil pencarian menjadi lebih gampang karena area pencarian juga menjadi lebih diperkecil, dari hilang barang sampai hilang anak jadi gampang ditemukan. Kecuali kalau yang hilang itu akal sehat.

2. MUDAH DIBERSIHKAN
Anda bukan orang rajin bersih-bersih?
Jangan membangun rumah yang besar kecuali anda punya belasan pembantu kayak Ashanti.
Mau waktu habis cuma untuk rapiin rumah seharian, seperti nyapu dan ngepel 5 kamar tidur, 2 ruang keluarga, 2 dapur, 2 teras, dst?
Setidaknya waktu itu bisa dipake buat ngerumpiin tentang Syahrini sama tetangga depan, buat nonton Rumah Uya, dan hal-hal unfaedah lainnya.

3. MEMUPUK IMAN, MELESTARIKAN ALAM.
Bangun rumah besar untuk apa? Biar Wah? Kalau mau nampung anak yatim dan kurang mampu gak masalah, amal jariyah.
Jangan sampe gara-gara rumah Besar gak kelar-kelar Hisab di Hari nanti.
Zaman sekarang MEMBANGUN itu bisa jadi artinya MERUSAK, mau bangun rumah itu artinya kita merusak alam; batu, pasir, tanah, kayu yang kita pakai adalah hasil melukai alam. Paham?
Jadi, jangan banyak-banyak mengambil isi bumi. Nanti buminya rawan bencana alam, rumah kita juga yang nanti kena. Untuk apa rumah besar dengan melukai bumi. Kalau banjir bandang, gempa bumi,hancurlah rumah itu seketika.
Kalau tanahnya luas, mending gedein halaman daripada gedein rumah. Lebih banyak manfaatnya; buat bercocok tanam, taman bunga, mengelola sampah mandiri, beternak ayam, hingga bisa buat Garden Party.

4. AMAN BAGI KESELAMATAN, NYAMAN BAGI KEBERSAMAAN.
Rumah yang besar mempunyai resiko perampokan & pencurian lebih besar daripada rumah kecil. Betul?
Ibarat perempuan cantik nan seksi yang rentan kena pelecehan, begitu juga rumah besar.
Yang sempat geger adalah kejadian di Pulomas. Bagaimana 6 orang harus merenggang nyawa karena perampokan sadis.
Ada kalanya harta malah menjadi musibah bagi sebagian kita.
Syukuri rumah kecil yang kita punya, selain kecil kemungkinan dilirik perampok, kecil pula kemungkinan di lirik sales. Yang besar kemungkinan malah tiap hari dilirik suami terus, karena berpapasan terus dirumah kecil "eh kamu, kamu, kamu, lagi..


Ada banyak lagi kelebihan Rumah Kecil lainnya yang Insyaallah akan saya tambahkan lagi kapan-kapan.



"There are so many people build a house, but they dont build a home.."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lain Padang Lain Belalang, Lain orang Lain menarik kesimpulan.

[ Bak posko rumpi, Rumoh Ti Neh ] Kak Ramlah : Jehai ka kaloen si Halimah, ditelepon le Bang Din siat ka teukhem mameh keudeh. Hanjeut jioh meu sijarak ngen cut adek. Padahay rumoh lingkeu pageu sagay. Halimah : Alhamdulillah kak Ramlah, lawet nyoe ka leu meu ubah Yah Aneuk Mit. Ka perhatian.  . Kak Ramlah : Peu jeut? Droe kuh ka meublah-blah thoen hana meu ubah-ubah pih. Ci bagi resep dile. Halimah : Hehe. Gara-gara lon cerita tentang Bang Jol yang abeh umu inoeng nyan. Kak Ramlah : Bang Jol adek si Lim sampeng Meunasah? Halimah : Oe hay, jih keun ban padup buleun abeh umu inoeng. Aneuk jih manyak-manyak mentoeng. Sayang that ta kaloen. Ji peurayeuk aneuk sidroe jinoe. Lon peugah bak Yah aneuk mit "Sayang Bang keun ta kaloen Bang Jol, aneuk manyak that mentong Mak ka hana le. Padahal inoeng jih get that akay.. Pakeun le ureung get akay bagah that geu cok pulang... Oh ka meunoe pasti menyesal  si Joel barokon hana that geu hargai but Peurumoh, Hana that geu sayang Peurumoh. Ji...